KRITIK SASTRA NOVEL "Delusi Imajinasi"

          Novel Delusi Imajinasi karya Vaschalia adalah novel yang menggambarkan tentang perjalanan seorang individu yang jatuh cinta pada sahabatnya sendiri. Sayangnya, perasaan ini tudak dibalas. Meski demikian, ia memilih untuk mempertahankan persahabatan mereka dan belajar menerima bahwa cinta tidak selalu harus berakh dengan hubungan romantis. Novel ini merupakan kisah inspiratif tentang cinta,persahabatan dan penerimaan.

       Novel ini cukup bagus,tetapi ada kurangnya yaitu bahasa terlalu baku sehingga susah untuk dimengerti. Untuk keindahan novel ini sudah bagus dari segi cover dan juga penutup. Novel ini cocok untuk anak jaman sekarang karena daru cerita novel ini menceritakan tentang cinta persahabatan dan penerimaan.

       Novel ini mempunyai beberapa kesalahan yaitu di halaman pertama dibuat halaman 35 seharusnya halaman 1 dan setiap halaman terlalu banyak paragraf. Awal kalimat di bab 6 sampai 7 menggunakan huruf kecil, sebaiknya awal kalimat menggunakan hutuf kapital. Kata "labggus" dan "itumadam" kesalahan typo seharusnya "Langggus" dan "itu madam". Selanjutnya di halaman 40 kata "menjawap"seharusnya "menjawab".Setelah bab 7 banyak halaman yang kosong seharusnya diisi,dan novel ini tidak memiliki prolog.

        Novel ini tidak memiliki kritik judisial kerena hanya satu objek. Selanjutnya jenis historis tidak ada karena tidak mengandung cerita sejarah,begitu juga dengan filosofis karena segi filosofisnya tidak ada dan tidak mengandung sejarah. Untuk formalis sama dnegan induktif yaitu kesalahan novel.

          Amanat yang dapat kita ambil yaitu kita harus menerima apa yang kita alami karena setiap apa yang terjadi sama kita tidak harus sesuai dengan ekspektasi kita sendiri. Untik penulis "Delusi Imajinasi" kedepannya agar lebih hati-hati lagi supaya tidak ada kesalahan dalam menulis novel 

       



Komentar